Perayaan Tubuh Allah (Latin: Corpus Christi — Tubuh Kristus) adalah salah satu yang terbesar dan paling menarik di kalender Katolik. Pada hari ini, para Kristen ingat pengesahan sakramen Eukaristi — pengakuan, saat roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Tetapi berbeda dengan Malam Misterius (yang diingat di hari Kamis Besar, di latar belakang peristiwa penjagaan), Corpus Christi adalah perayaan yang bahagia dan seremonial. Ia menghormati kehadiran Nyata Yesus Kristus di hosti yang dihormati.
Pada abad Pertengahan, di antara umat Kristen ada keraguan: apakah benar-benar roti dan anggur setelah kata para pendeta menjadi hanya roti dan anggur? Pada tahun 1263, terjadi keajaiban di kota Bolzano, Italia: selama misa, darah keluar dari oblat (hosti), melubangi korporal (lembaran). Paus Urban IV, yang saat itu adalah pendeta, mengatur perayaan ini pada tahun 1264. Pada tahun 1317, Paus Yohanes XXII meluaskannya ke seluruh Gereja. Sejak itu, Corpus Christi diadakan di hari Kamis pertama setelah Troika (perayaan Kudus Tri Hita). Dalam beberapa negara, ia dipindahkan ke hari Minggu mendatang untuk memungkinkan lebih banyak orang berpartisipasi.
Paskah di tahun 2026 adalah 12 April. Troika (Pentakosta) — 31 Mei. Demikian, perayaan Tubuh Allah jatuh di hari Kamis, 4 Juni 2026 (hari Kamis pertama setelah Troika). Dalam negara-negara yang dipindahkan ke hari Minggu, mereka akan merayakannya di 7 Juni. Dalam beberapa wilayah (contohnya di Polandia, Lithuania, Austria, beberapa wilayah Jerman), ini adalah hari libur resmi.
Katolik percaya bahwa dalam sakramen Eukaristi Yesus Kristus hadir secara nyata, substansial, bukan hanya simbolis. Tubuh dan Darah, Jiwa dan Tuhan Yesus tersembunyi di bawah bentuk roti dan anggur. Perayaan Corpus Christi menekankan rahasia ini dan memanggil umat untuk berdoa penghormatan terhadap Mahadara. Ini bukan ingatan yang berduka tentang kesengsaraan, tetapi pengakuan bahagia tentang iman kepada Tuhan yang tetap bersama dengan manusia, yang memberikan dirinya sendiri dalam makanan. Karena itu, perayaan ini disertai dengan parades yang menarik, bunga, dan lagu.
Acara utama adalah parades seremonial dengan Mahadara (daroносица). Para Kristen berjalan di jalan kota atau di sekitar gereja. Di depan, mereka membawa salib, standar, lalu pendeta di bawah payung (nisan kecil) menahan daroносice dengan hosti yang dihormati. Di belakangnya, para penjaga datang, kadang-kadang berpakaian dalam kostum nasional. Parades berhenti di empat altar, dihiasi dengan bunga dan daun, tempat Alkitab di baca dan berdakwa Mahadara.
Jalan diiris dengan daun bunga, kadang-kadang di buat kain bunga (kain bunga) — terutama di Spanyol, Italia, Amerika Latin. Di Belgia, contohnya, parades berjalan di air (di kota Bruges). Di Polandia, gadis-gadis dalam pakaian putih melemparkan bunga. Di beberapa tempat, parades disertai dengan orkestra alat musik dan tembakan senjata (sebagai tanda kebahagiaan).
Pada umat, perayaan ini berhubungan dengan terima kasih atas panen dan musim panas yang baru. Pada hari ini, koran dari daun dan bunga dihormati. Dianggap bahwa daun yang dihormati melindungi rumah dari kebakaran, dan lapangan dari hujan lebat. Di Jerman, mereka membuat arca dari daun dan bunga dan berbagi kepada miskin. Di Cekoslowakia, mereka menghiasi rumah dengan daun biru. Walaupun adat ini tidak berhubungan langsung dengan dogma, mereka merefleksikan penghormatan rakyat terhadap Eukaristi.
Liturgi di hari Tubuh Allah adalah seremonial. Pakaian para pendeta putih (warna perayaan). Dibaca ayat dari Alkitab tentang manna langit, dari Injil tentang Malam Misterius dan "Saya adalah roti kehidupan". Pemimpin berbicara tentang kehadiran Nyata Yesus. Setelah misa, dilakukan pameran Mahadara (biasanya di monstرانsi) dan berdakwa. kemudian — parades. Setelah kembali ke gereja — Te Deum seremonial (gimn hiburan). Malam, kadang-kadang diadakan adorasi (penghormatan Dharma) sampai jam tengah malam.
Spanyol: di Toledo, Sevilla dan kota lainnya, parades adalah karnevales yang menarik dengan figuran besar, kostum, castanets. Italia: di Roma terjadi gerakan dari katedral Santo Petrus ke Basilika Lateran, yang dipimpin oleh Paus. Polandia: anak-anak diseragamkan menjadi malaikat dan santo, setelah misa — kembang api. Lithuania: pohon biru yang dihiasi, kris yang dijahit. Jerman: diambil bunga dan gilingan untuk membuat kain bunga berwarna di jalur parades. Di beberapa kota, parades berjalan di perahu di sungai. Di Amerika Latin (Peru, Brasil) perayaan disatukan dengan ritual lokal: tari, pasar, kembang api.
Dalam dunia modern, di mana iman sering kali dipertanyakan, Corpus Christi adalah pengakuan iman publik. Parade menunjukkan bahwa Gereja tidak tersembunyi di gereja, tetapi keluar ke jalanan, menuju orang. Untuk umat, ini adalah hari untuk menguatkan iman, kesempatan untuk menyatakan kasih sayang mereka kepada Yesus. Untuk banyak orang, ini adalah perayaan keluarga: orang tua menjelaskan makna Eukaristi kepada anak-anak, bersama-sama mempersiapkan hiasan. Dalam negara-negara di mana Kristen menurun, perayaan ini bertindak sebagai ingatan tentang akar Kristen Eropa.
Jika Anda berada di negara Katolik pada 4 Juni 2026, Anda dapat melihat pameran unik. Rekomendasikan untuk mengetahui jadwal parade di kota tertentu (biasanya pukul 10-11 pagi). Berpakaian dengan sopan (dada tertutup, jilbab yang tidak terlalu pendek). Jangan mengepalang jalannya parade, jangan mengambil gambar pendeta saat berdakwa tanpa pengunduran yang hormat. Dalam negara dengan tradisi kain bunga (contohnya di Genoa, Barcelona) yang terbaik untuk menonton dari tribun. Siapkan untuk keadaan bahwa banyak kafe dan musium dapat ditutup sampai siang.
Perayaan Tubuh Allah bukan hanya upacara dogma. Ini adalah lagu kehidupan yang cerah, sensitif, dan bahagia. Saat roti menjadi Roti Kehidupan, dan umat menjadi Tubuh Kristus. Dan meskipun untuk orang yang tidak beragama ini adalah pameran yang menarik: bunga, lagu, ratusan orang yang diikat oleh iman yang sama.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2