Titik hitam, hijau, dan putih di dinding, atap, dan ujung kamar mandi. Angin bakteri bukan hanya kekurangan estetika. Ini racun yang perlahan meracun hidup penduduk. Spesies angin bakteri terbang di udara, menurunkan di paru, menyebabkan alergi, asma, bronkit kronis. Khususnya berbahaya angin hitam (Aspergillus niger). Ini melepaskan mikotoksin yang dapat mempengaruhi sistem saraf. Pada tahun 2026, masalah angin bakteri di apartemen semakin parah karena pemasangan kaca plastik di tempat yang sama (tidak ada ventilasi) dan kecintaan untuk mengeringkan pakaian di ruangan. Diskusikan penyebab munculnya angin bakteri dan metode penanganannya.
Angin bakteri suka tiga hal: panas, kelembaban, dan tidak ada gerakan udara. Sumber kelembaban berasal dari? ventilasi buruk (dipenuhi dengan debu, tangki yang tidak berfungsi). Menyaring pakaian di dalam ruangan (10 kg pakaian basah menghasilkan 5 liter air di udara). Pipa yang mengelembab, atap, dinding yang memanaskan. Akvarium, tanaman, sering memasak. Instalasi kaca plastik yang salah (tidak ada ventilasi mikro). Tanpa menghilangkan penyebab, pertarungan terhadap angin bakteri tidak berkesan.
Ventilasi secara rutin (2-3 kali sehari selama 10-15 menit), bahkan musim dingin. Pasang klapan sumbu masuk di jendela (solusi yang murah) atau brieser. Periksa kerja ventilasi: angkat lembar kertas ke jendela — jika menempel, semuanya baik. Jangan menyaring pakaian di ruangan (gunakan mesin pengering atau balkon). Jauhkan mebel dari dinding sekitar 5-7 cm untuk penyerapan udara. Pasang tangki pengeluarkan di atas kompor. Setelah mandi, cuci kaca kaca. Level kelembaban di ruangan harus 40-60% (beli higrometer).
Jika angin bakteri baru muncul (titik kecil), coba: solusi asam (9% asam makanan) — lakukan, tinggalkan selama satu jam, cuci. Peroksida air (3%) — sprai, tinggalkan selama 10 menit, bersihkan. Alkohol amonia (campur dengan air 1:1) — efektif, tetapi beracun (bekerja dengan masker). Garam (pasta garam dan air) — lembut, aman, tidak terlalu efektif untuk angin bakteri yang mendalam. Natrium kupor (20 g per liter air) — obat kuat, tetapi beracun, meninggalkan garis biru. Metode tradisional hanya cocok untuk permukaan yang rata (kaca, kaca kaca), di dinding kertas mereka tidak berfungsi.
Untuk infeksi yang serius, gunakan obat khusus: "Fongifluid" (Alpa), "Mellerud", "Plezonel", "Deo-anti-plis". Mereka mengandung klor, koneksi amonium kuartaris, atau natrium kupor. Diberikan dengan kuas, tinggalkan selama 10-30 menit, lalu cuci. Pekerjaan wajib memakai alat nafas, sarung tangan, dan mata pelindung. Ventilasi ruangan. Beberapa obat tidak dicuci, tetapi membentuk lapisan, mencegah pertumbuhan kembali. Sebelum membeli, baca petunjuk: untuk permukaan yang mana (kertas, beton, cat).
Kertas: jika angin bakteri menembus kertas, kertas akan perlu dicabut (fungisida tidak akan melintasi lapisan lepas). Setelah menghapus kertas, lakukan pengolahan dinding dengan antiseptik. Cat: jika angin bakteri di cat minyak, potong dengan piring yang basah dengan sabun, lalu lakukan pengolahan dengan asam atau antiseptik. Kaca dan zat penutup: lakukan pengolahan bagian yang disambungkan dengan pemutih (klor), tinggalkan selama malam. Kemudian potong dengan piring gigi tua. Beton dan putri: penggalian mendalam. Perlu memotong lapisan yang terinfeksi dengan palu, panas dengan fén konstruksi (untuk menghancurkan spesies), kemudian lakukan pengolahan dengan fungisida 2-3 lapis.
Noda hitam di jendela ventilasi adalah tempat pertumbuhan spesies. Buang jendela, cuci dengan klor. Shahut itu sulit untuk dibersihkan (panggil spesialis dengan pengolahan kimia). Di kipas angin, angin bakteri hidup di filter dan sistem drainase. Setiap bulan cuci filter di solusi asam (1:1) atau panggil pembersih.
Ini berarti penyebabnya belum dihilangkan. Mungkin dinding mengelembab (utamakan pengepakan internal dengan polistiren, tetapi ada risiko — titik ujung akan pindah). Atau kawasan bawah ketinggian di bawah anda lembab (perlu isolasi air). Atau tetangga di atas mengelembab (ajukan laporan ke Pemadam Kebakaran). Di gedung bersebelahan, kadang-kadang diperlukan ventilasi paksa (pasang ventilator di tangki pengeluarkan). Jika anda pemilik sewa, ajukan perbaikan kepada pemilik.
Klor (pemutih) efektif membunuh angin bakteri di permukaan yang rata, tetapi di pori ( kayu, kertas gunting, putri) klor tidak menembus ke dalam, hanya membunuh lapisan yang di luar. Air yang di campur dengan klor menyerap dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan untuk angin bakteri yang baru. Jangan gunakan klor di kayu dan beton yang belum diolah. Lebih baik untuk memakai obat "kering" (bora, boraks).
Pertarungan terhadap angin bakteri adalah maraton, bukan sprint. Mulai dengan menghilangkan kelembaban. Kemudian hapus angin bakteri yang terlihat. Lakukan pengolahan dengan fungisida. Dan selalu mempertahankan mode ventilasi. Jika angin bakteri menempati lebih dari 1 meter persegi, menyebabkan alergi bagi anggota keluarga — panggil profesional (layanan desinfeksi).
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2