Bear brown (Ursus arctos) adalah hewan pemangsa terbesar yang tinggal di wilayah Ukraina dan satu-satunya wakil keluarga bear di fauna negara. Pada suatu waktu, spesies ini tersebar luas di seluruh wilayah negara, menempati kawasan hutan dan sebagian kawasan lahan datar. Saat ini, habitatnya telah berkurang secara dramatis, dan spesies ini terdaftar dalam Daftar Kuning Ukraina dengan status perlindungan \"menghilang\".
Pada saat ini, populasi bear brown di Ukraina utamanya terkonsentrasi di wilayah Carpathians. Ini adalah tempat tinggal sebagian besar spesies — menurut berbagai estimasi, antara 300 hingga 350 hewan. Kepadatan terbesar bear dilihat di Wilayah Zakarpattia dan Ivano-Frankivsk, tempat terdapat hingga 200 spesies. Populasi yang lebih kecil tetap ada di Wilayah Lviv dan Chernivtsi.
Bear jarang muncul di Polesie, khususnya di Wilayah Kiev dan Sumy. Pada tahun 2025, kamera fotolokasi rezervasi Chernobyl menemukan seekor bear dewasa, yang menunjukkan restorasi keseimbangan biotik di zona pengasingan ini.
Situasi bear brown di Ukraina menimbulkan kekhawatiran yang serius bagi para ekologis dan organisasi perlindungan alam. Dalam 50 tahun terakhir, populasi spesies ini berkurang sekitar empat kali — dari sekitar 1300 spesies menjadi 300-350 saat ini.
Alasan utama untuk penurunan populasi yang dramatis adalah:
Bear brown adalah jenis hutan. Di daerah pegunungan, ia memilih hutan yang beragam, yang digabungkan dengan lubang pohon yang telah tumbuh kembali dan ladang subalpin. Berloga hewan dibuat di lubang pohon tua, di dasar akar, di lereng di tumbuhan semak atau di antara reruntuhan batu. Awal dan batas waktu hibernasi musim dingin berubah-ubah tergantung pada kondisi cuaca.
Walaupun berukuran besar, bear adalah hewan omnivora, dan makanan tanaman dapat menjadi bagian utama di dalam ransumnya. Anak bear lahir sekali dalam dua tahun, di akhir Desember sampai awal Januari, biasanya dalam jumlah dua anak, yang tinggal bersama ibu sampai usia dua tahun. Betina dewasa dapat mencapai berat lebih dari 400 kilogram.
During the period 2018-2023, cases of conflicts between large predators and local residents, mainly farmers and beekeepers, were recorded in the Carpathians. 31.3% of such incidents were attacks by bears on livestock and hives. However, during the specified period, the total number of conflicts decreased almost five times, and attacks on apiaries decreased almost twice.
In the Carpathians, there is also a rehabilitation center for brown bears on the territory of the National Natural Park \"Sinevir\" — the first and only one in Ukraine. Animals that have been kept in captivity for a long time come here: in restaurants, circuses, or private zoos. In the center, they are gradually adapted to living in natural conditions.
Bear brown is protected not only by national but also by international legislation: the species is listed in the IUCN Red List, included in the CITES Appendices and the Bern Convention. Effective conservation measures include preserving natural habitats, environmental education with the public, combating poaching, and developing measures to reduce conflicts between humans and predators.
Despite the difficult situation, the appearance of bears in the Chernobyl reserve gives hope for the gradual restoration of the population. However, for this, comprehensive measures are needed to preserve natural territories and migration routes, as well as to combat the main threats facing the largest predator in Ukraine.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2