Ada anjing yang jahat? Memecahkan mitos dan belajar merawat perilaku agresi
Pada setiap halaman, di setiap taman, di setiap halaman berita, kami sering bertemu dengan cerita tentang anjing yang "jahat". Sementara ada yang takut terhadap ovcharka, ada yang mengelilingi Staffordshire terrier, dan ada yang yakin bahwa segala anjing kecil adalah istri istri yang marah. Tetapi apakah hal ini benar? Adakah anjing yang jahat alami, atau hal ini akibat pengangkatan, luka-luka, dan pengobatan yang salah? Jawabannya, seperti biasa, kompleks dan beragam. Berikutnya, mari kita bahas apa yang terletak di belakang perilaku agresi anjing, bagaimana mengenali dan yang penting, bagaimana dapat merawat hewan peliharaan untuk menjadikannya anggota keluarga yang aman dan bahagia.
Pada awalnya: apa itu "marah"?
Mulai dari dasarnya: dalam biologi, tidak ada konsep "marah" sebagai kategori moral. Agresi adalah perilaku yang dirancang untuk menghilangkan ancaman atau mencapai tujuan. Anjing, seperti wolf, menggunakan agresi sebagai alat evolusi untuk keberlanjutan. Anjing muda berteriak kepada yang mengambil makanannya; anjing berteriak kepada asing yang mendekati rumah; ibu melindungi anak-anaknya — semua hal ini reaksi alami. Mereka bukan "marah" dalam makna manusia, melainkan instinsi. Namun, perilaku agresi dapat menjadi masalah saat hal ini tidak sesuai dengan situasi, berlebihan, atau berarah ke manusia dan hewan tanpa alasan yang jelas. Dalam kasus ini, kami berbicara tentang gangguan perilaku, dan selalu ada alasan untuknya.
Asal-usul agresi: mengapa anjing menjadi berbahaya?
Kenaikan perilaku agresi anjing dapat dibagi menjadi beberapa kelompok utama.
Pertama, ini adalah kecenderungan genetik. Beberapa spesies anjing dirancang untuk pengawalan, pertahanan, atau pertempuran. Mereka memiliki tingkat kegerakan yang rendah dan insting pengawalan yang kuat. Namun, genetika bukan hukuman. Dengan pengangkatan dan sosialisasi yang benar, bahkan spesies yang "berat" dapat menjadi tenang dan ramah.
Kedua, ini adalah kekurangan sosialisasi di usia muda. Jika anjing sampai umur 16 minggu belum mengenal orang-orang, hewan, suara, dan situasi yang berbeda, dia akan tumbuh menjadi yang takut dan cenderung menghadapi agresi defensif. Dia tidak tahu bahwa dunia aman, dan merespon segalanya seperti ancaman.
Ketiga, ini adalah pengalaman trauma. Anjing yang dipukul, dikejar, ditutup di dalam ruangan, atau disiksa sering menjadi agresif karena takut. Mereka mendorong bukan karena "marah", tetapi karena takut dan melindungi diri sendiri.
Keempat, ini adalah masalah kesehatan. Penderitaan, gangguan hormon, gangguan fungsi tiroid, tumor, bahkan sakit gigi dapat menyebabkan loncatan agresi yang mendadak. Seringkali pemeriksaan kesehatan hewan adalah tahap pertama untuk menyelesaikan masalah.
Akhirnya, ini adalah kesalahan pengangkatan. Pemilik yang mendorong perilaku agresi (misalnya, memukul anjing lain atau memungkinkan untuk berteriak kepada anggota keluarga) menguatkan reaksi yang berbahaya.
Mitos tentang spesies "jahat": mengapa stereotip adalah berbahaya
Salah satu mitos paling kuat adalah adanya spesies anjing "jahat". Paling sering muncul di daftar hitam adalah pitbull, rottweiler, doberman, kawazaki ovtcharka, dan anjing besar lainnya. Namun, penelitian dan pengalaman ahli anjing menunjukkan bahwa agresi tidak tergantung pada spesies. Peran utama adalah pengangkatan, sosialisasi, dan pengobatan.
Kenyataan menarik: menurut statistik, anjing kecil (tax, chihuahua, spitz) sering mengejar manusia lebih sering daripada anjing besar. Namun, ini tidak menjadikannya "kurang jahat". Hanya takut dan agresi di spesies kecil sering diamati karena mereka diampuni atau dianggap "menyenangkan".
Di beberapa negara, sudah ada undang-undang yang melarang diskriminasi spesies, dan semakin banyak para ahli yang mendesak untuk mengevaluasi perilaku setiap anjing, bukan hanya spesiesnya.
Bagaimana mengenali agresi: tanda-tanda peringatan
Agresi jarang muncul dari tempat kosong. Anjing sering memberikan banyak tanda sebelum mengejar. Jika kita dapat membaca tanda-tanda, kita dapat mencegah konflik.
Tanda awal: tegangan tubuh, telinga yang dipegang, kepala yang turun, menggigit bibir, mendorong, dan mengejar mata. Ini adalah tanda stres dan upaya untuk menenangkan diri.
Tanda menengah: berteriak, muka yang menarik, bulu yang diangkat di punggung, dan berhenti. Ini adalah peringatan: "Saya tak suka, jauhkan diri."
Tanda akhir: berteriak dengan nafas yang agresif, meluncurkan, dan mengejar. Pada tahap ini, anjing sudah kehilangan kontrol.
penting untuk memahami: untuk menghukum anjing karena berteriak adalah ide buruk. Jika Anda melarang berteriak, anjing tidak akan berhenti takut atau marah, dia hanya akan bergerak ke pengejaran tanpa peringatan. Berteriak adalah kesempatan untuk menghindari konflik.
Bagaimana merawat anjing yang agresif: strategi langkah demi langkah
Merawat anjing yang agresif adalah proses yang panjang yang memerlukan kepatuhan, koherensi, dan seringkali bantuan profesional. Namun, hal ini mungkin. Prinsip utama: keamanan, pengembalian yang positif, dan penghapusan penyebab agresi.
Tahap pertama — konsultasi dokter hewan. Hapus penyebab fisik agresi. Jika anjing sehat, dapat melanjutkan ke pengembangan perilaku.
Tahap kedua — pengelolaan lingkungan. Sementara pengembangan, hindari situasi yang memicu agresi. Jika anjing berteriak kepada tamu, isolasi dia di ruangan lain sampai datang ahli. Jika takut terhadap anjing lain, jalan-jalan di tempat yang lambat atau dengan masker.
Tahap ketiga — kerja dengan trigger. Perlahan, langkah demi langkah, ajak anjing untuk mengenal hal yang sebelumnya memicu takut atau marah. Gunakan pengembalian yang positif: jika anjing melihat anjing lain dari jarak dan tidak merespon, berikan makanan. Perlahan-lahan kurangi jarak. Ini disebut desensitasi dan kontraining.
Tahap keempat — memperkuat kepercayaan. Anjing yang percaya dengan pemiliknya kurang sering menunjukkan agresi. Belajar perintah dasar, bermain, mendorong perilaku yang tenang. Melatih perhatian: supaya di situasi yang stres, anjing melihat pemiliknya, bukan pengganggu.
Tahap kelima — kerja dengan profesional. Jika Anda tak mampu, hubungi psikolog hewan atau ahli anjing yang spesialis dalam pengembangan perilaku agresi. Jangan ragu meminta bantuan — ini tanda tanggung jawab, bukan kelemahan.
Apa yang tidak boleh dilakukan saat pengembangan
Ada beberapa kesalahan yang dapat membuat agresi semakin parah. Jangan pernah menghukum anjing secara fisik — hal ini akan meningkatkan takut dan agresi. Jangan gunakan metode dominasi yang berdasarkan kekerasan (putar alfa, udik). Jangan memprovokasi anjing untuk "mengajukan" untuk "mengajukan". Jangan mencoba "merawat" anjing dalam sehari — hal ini proses yang memakan waktu berbulan-bulan.
Paling berbahaya kesalahan adalah mengabaikan masalah dan berharap hal itu akan beres. Agresi tidak beres, akan semakin parah jika tidak diatasi.
Pentingnya sosialisasi dan pengangkatan sejak kecil
Yang terbaik untuk menghindari agresi adalah pengangkatan yang benar sejak usia yang sangat muda. Sosialisasikan anjing muda: tunjukkan dunia untuk dia, kenal dengan orang-orang, hewan, permukaan yang berbeda, suara. Belajar kontrol diri: duduk di depan makanan, menunggu sampai keluar. Dan yang paling penting — mendorong perilaku yang tenang.
Ingat: anjing tidak lahir "marah" — dia menjadi seperti itu karena lingkungan, luka-luka, atau kekurangan pelatihan. Dan Anda, sebagai pemilik, bertanggung jawab atas bagaimana anjing peliharaan Anda akan tumbuh.
Pengakuan: agresi bukan hukuman
Ada anjing yang jahat? Tidak. Ada anjing yang takut, sakit, diangkatan dengan salah, atau berada di stres. Dan semua mereka dapat diangkatan dengan pendekatan yang benar. Agresi bukan karakteristik sifat, tetapi perilaku yang dapat diubah. Faktor kunci keberhasilan: pengetahuan, kepatuhan, kasih sayang, dan berhubungan dengan ahli jika perlu.
Setiap anjing layak mendapatkan kesempatan kedua. Dan jika Anda siap menginvestasikan waktu dan tenaga, hewan peliharaan Anda dapat menjadi tenang, yakin, dan bahagia, bahkan jika memiliki masa lalu yang sulit. Ingat: tidak ada anjing buruk — ada pendekatan yang salah. Dan di dalam kekuatan Anda untuk memperbaikinya.
©
elib.nzPermanent link to this publication:
https://elib.nz/m/articles/view/Koreksi-agresi-anjing
Similar publications: L_country2 LWorld Y G
Comments: