Imajinasi seorang bajak yang dibentuk oleh literatur dan film adalah pria berambut panjang dengan sabuk penjarah di kapal layar. Kekuatan modern jauh dari stereotip ini. Pиратство abad ke-21 adalah aktivitas kejahatan transnasional tinggi, yang menggunakan komunikasi satelit, kapal cepat, dan senjata otomatis. Menurut Kantor Laut Internasional (IMB), pиратство mengakibatkan kerusakan ekonomi global setiap tahun sebesar 7-12 miliar dolar melalui pencucian kargo, pembayaran tebusan, peningkatan premi asuransi, dan biaya keamanan.
1. Teluk Aden dan pantai Somalia (puncak: 2008-2012)
Wilayah ini menjadi simbol pиратства di awal abad ke-21. Keterangan menarik: bajak Somalia di tahun 2010 menahan lebih dari 30 kapal dan 700 sandera. Taktik mereka berdasarkan menangkap kapal dengan perahu cepat dalam jarak 200-300 mil laut dari pantai dan kemudian mengirim ke pelabuhan Somalia untuk negosiasi tebusan. Tebusan rekord terjadi di tahun 2010 untuk kapal tangki "Moscow University" sebesar $13.5 juta (walaupun sebagian besar uang dihancurkan dalam operasi khusus). Setelah pengembangan koalisi militer internasional (EU Navfor Atalanta, NATO) dan pemasangan penjaga bersenjata di kapal, aktivitas di sini menurun drastis, tetapi ancaman belum sepenuhnya menghilang.
2. Teluk Guinea (Afrika Barat)
Hingga saat ini ini adalah zona yang paling berbahaya di laut dunia. Berbeda dengan bajak Somalia, bajak Teluk Guinea jarang mengambil kapal untuk tebusan. Taktik utamanya adalah pencucian bersenjata dan pencucian anggota kru untuk mendapatkan tebusan yang cepat. Serangan biasanya terjadi di wilayah perairan dan bahkan di stasiun penyangga. Pada tahun 2020, wilayah ini mendapat 95% seluruh pencucian kru di dunia. Bajak bertindak dari delta sungai Niger di Nigeria, menggunakan labirin jalur untuk bersembunyi. Contoh: di bulan Januari 2021, bajak menyerang dan menangkap kapal Turki "Mozart" di jarak 100 mil laut dari pantai Nigeria, menangkap 15 kru dan menembak mati satu.
3. Asia Tenggara (selat Malaka, Singapura, air Indonesia dan Malaysia)
Di sini dominasi pencucian bersenjata — bajak mengejutkan kapal yang berlayar untuk mencuri peralatan mahal, kargo, atau uang dari kas. Serangan biasanya berlangsung kurang dari 30 menit, sering saat sebagian besar kru tidur. Keterangan menarik: pиратство di Selat Malaka, salah satu jalur laut yang paling sibuk di dunia, secara historis berusia berabad, tetapi di tahun 2000-an mencapai skala yang mengancam, yang mendorong negara-negara pesisir (Indonesia, Malaysia, Singapura) untuk mengorganisir patroli yang diskoordinasi, yang secara signifikan mengurangi jumlah insiden.
Taktik dan teknologi:
Penggunaan kapal induk (sering kapal penangkap ikan yang dicuri) untuk keluar ke laut lepas.
Penggunaan navigasi GPS, telepon satelit, dan radar portabel.
Penyerangan dengan beberapa perahu cepat (jonok) untuk mengelilingi target.
Model ekonomi: Pиратство modern adalah bisnis yang kompleks dengan investor, perantau, penegosiasikan, dan penjaga. Uang yang didapat diomong melalui jaringan hawala (pengiriman uang tidak resmi) atau diinvestasikan dalam bisnis yang sah, serta mendanai jenis kejahatan lainnya, termasuk penjualan ilegal senjata dan narkotika.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2