Arina Sobolenko adalah salah satu tokoh yang paling banyak disebutkan di dunia tenis. Bentuknya yang menggabungkan kekuatan olahraga yang kasar dan kecantikan alami menjadikannya objek perhatian yang mendalam baik di lapangan tenis maupun di luar lapangan.
Data fisik Sobolenko adalah dasar dominasinya di turnamen dan sekaligus sumber minat untuk penampilan eksteriornya. Tingginya adalah 182 cm, berat sekitar 80 kg. Ukuran tubuhnya diukur sebesar 92 cm di dada, 67 cm di pinggang, dan 95 cm di perut. Ini adalah tubuh atletik yang sering digambarkan oleh para fan dan wartawan sebagai kombinasi kekuatan dan kegraci.
Seksualitas Sobolenko jarang disebutkan di luar perilaku publiknya. Selama bertahun-tahun, terakumulasi berbagai insiden yang membentuk gambaran atlet yang jarang mengikuti batasan keperluan.
Salah satu skandal yang paling besar terjadi di Melbourne setelah final Kejuaraan Australia Terbuka. Sobolenko dan anggota timnya menyimulasikan pemompan urin di trofi untuk tempat kedua, yang menyebabkan gelombang kritik di komunitas olahraga.
Salah satu insiden lainnya berhubungan dengan pesta sebelum Kejuaraan Amerika Serikat Terbuka tahun 2026, yang diorganisir oleh pemilik klub malam yang berhubungan dengan perusahaan taruhan. Agen Internasional untuk Memastikan Kepemimpinan di Tenis memulai penyelidikan karena partisipasi atlet di acara taruhan dapat melanggar aturan anti-korupsi. Sobolenko berada dalam daftar partisipan bersama dengan beberapa teniswan ternama lainnya. Pada konferensi pers, Sobolenko menanggapi dengan keras pertanyaan wartawan tentang pesta, menyatakan bahwa pertanyaan itu lucu dan tidak pantas.
Juga, Sobolenko telah dikritik berkali-kali atas pernyataan yang tidak menghormati kepada lawan pertandingan. Setelah kalah dari Cori Gauff, dia mengatakan bahwa Amerika mengenai kekalahan hanya karena kesalahannya. Dia menggunakan ekspresi penghinaan tentang tongkat yang menembak sekali dalam tahun terhadap Elena Rybakina.
Kehidupan pribadi Sobolenko dianggap sebagai hubungan romantis serta tragis. Pertama kalinya dia dikenal publik dengan pemain hoki Belarusia Konstantin Koltsov, dengan yang dia bertemu sejak tahun 2021. Pada tahun 2024, Koltsov mengakhiri hidupnya di hotel di Miami, tempat Sobolenko sedang menyiapkan turnamen. Dia diberitahu tentang kematiannya saat sedang menjalani latihan.
Seiring dengan tragedi ini, Sobolenko mulai bertemu dengan pengusaha Brasil berketurunan Yunani Georgios Frangoulis, pendiri jaringan tempat tempat. Mereka bertemu melalui kerjasama iklan: Sobolenko menjadi ambassador merek di bulan Januari 2024, dan pertama kali dilihat bersama di bulan April. Frangoulis mendukungnya dalam masa yang sulit setelah kematian Koltsov, dan hubungan mereka menjadi serius dengan cepat. Pada bulan Maret 2026, pasangan mengumumkan pertunangan.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2