Pendirian perusahaan Alibaba Group, yang memiliki platform perdagangan AliExpress, adalah Jack Ma (nama asli — Ma Yun). Sejarahnya adalah salah satu contoh yang paling menonjol dari kenaikan dari guru bahasa Inggris yang sederhana menjadi salah satu pemimpin bisnis dan filantrop yang paling berpengaruh di dunia. Lahir pada 10 September 1964 di Hangzhou, Cina, Ma Yun menghadapi kesulitan sejak kecil — dia gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi dua kali dan mendapat penolakan saat mencoba mendapatkan pekerjaan paling sederhana, termasuk di KFC.
Penemuan ide dan pendirian Alibaba
Ide untuk mendirikan Alibaba lahir selama perjalanan Jack Ma ke Amerika Serikat pada tahun 1995, tempat dia pertama kali bertemu dengan internet. Dihilangkan potensi internet, tetapi tak menemukan informasi tentang Cina di jaringan, dia memutuskan untuk membuat katalog online untuk perusahaan Cina. Proyek pertamanya adalah perusahaan China Pages, yang dapat dianggap pendahulu suksesnya. Namun, pengejaran yang sebenarnya terjadi pada 4 April 1999, ketika Ma Yun bersama 17 rekan, yang berkumpul di apartemennya di Hangzhou, mendirikan perusahaan Alibaba.com. Misinya awalnya adalah untuk menghubungkan produsen bisnis kecil dan menengah di Cina dengan pembeli di seluruh dunia (model B2B — business-to-business). Nama «Alibaba» dipilih bukan secara acak — ia dikenal di banyak budaya dan dihubungkan dengan harta karun yang dapat ditemukan dengan mantra sihir «Sesam, buka!».
Evolusi ekosistem: dari Taobao ke AliExpress
Sukses Alibaba.com memungkinkan Jack Ma untuk memperluas bisnisnya. Pada tahun 2003, platform Taobao diluncurkan, yang berfokus pada pasar internal Cina (model C2C — consumer-to-consumer), yang dapat bersaing dengan eBay yang saat itu dominan di pasar. Keputusan kunci yang memungkinkan Taobao untuk menang adalah penghapusan komisi transaksi dan pembuatan sistem pembayaran sendiri Alipay untuk memastikan kepercayaan antara pembeli dan penjual. Pada tahun 2010, AliExpress lahir — versi internasional Taobao, yang berfokus pada penjualan langsung kepada konsumen di seluruh dunia (model B2C — business-to-consumer). Kecualian uniknya adalah ia memungkinkan penjual kecil di negara lain membeli barang langsung dari produsen dan pemasok Cina, yang sebelumnya hanya dapat dicapai oleh toko besar.
Philosophi dan warisan Jack Ma
gaya manajemen Jack Ma didasarkan pada prinsip yang berbeda dari model korporasi barat. Dia menempatkan perhatian pada entusiasme dan loyalitas tim, mempertahankan budaya korporasi yang menyerupai keluarga besar. Presentasinya kepada karyawan seperti pertunjukan motivasi. Ma aktif mempromosikan ide bahwa bisnis harus memecahkan masalah sosial dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Pada tahun 2019, dia mundur dari pengelolaan operasional Alibaba Group, berfokus pada amal melalui Yayasan Jack Ma. Dengan demikian, Jack Ma tidak hanya mendirikan salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia, tetapi juga menciptakan seluruh ekosistem digital yang mengubah kebiasaan konsumsi, pendekatan bisnis, dan menjadi simbol «miracle ekonomi» Cina abad ke-21.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2