Di tempat lain, Anda dapat membeli bir pada usia 16 tahun, di tempat lain hanya di usia 21, dan di beberapa negara bahkan tidak diizinkan, bahkan jika Anda sudah berusia puluhan tahun. Undang-undang tentang alkohol bukan hanya angka, tetapi kode budaya, ingatan historis, dan kompromi politik. Mengapa di Eropa mereka minum lebih awal daripada di Amerika? Mengapa di negara-negara Muslim ada hukum larangan minum, tetapi di Inggris Anda dapat membeli anggur di toko serupa dengan usia 18, tetapi bir di pub dengan usia 16? Dan apa yang berada di belakang perbedaan ini? Kami pergi berperjalanan ke negara dan benua untuk memahami bagaimana masyarakat menganggap alkohol dan di mana usia yang diizinkan secara resmi untuk mengenalnya.
Uni Eropa adalah salah satu dari sedikit negara yang umur minimum untuk membeli alkohol adalah 21 tahun. Ini adalah batas yang paling tinggi di dunia pengembangan. Mengapa begitu lambat? Semua dimulai pada tahun 1984, ketika Presiden Reagan menandatangani undang-undang yang memerintahkan semua negara bagian untuk meningkatkan umur hingga 21 tahun dengan ancaman kehilangan pembiayaan federal untuk jalan. Sejak itu, 21 tahun menjadi angka suci. Namun, di beberapa negara bagian ada keleluasaan: misalnya, Anda dapat menikmati alkohol di rumah dengan izin orang tua. Namun, membeli atau menyiapkan di bar hanya dengan usia 21.
Ini menciptakan paradox: di Amerika Serikat Anda dapat memandu mobil dengan usia 16, memilih dengan usia 18, tetapi hanya dapat minum dengan usia 21. Ini menciptakan berbagai protes, tetapi undang-undang tetap tidak berubah. Akibatnya, banyak mahasiswa Amerika Serikat mengembara ke Kanada atau Meksiko, di mana alkohol diizinkan lebih awal. Ini memicu perkembangan pariwisata alkohol di kota-kota perbatasan Kanada.
Di Eropa, umur penggunaan alkohol yang diizinkan adalah kaleidoskop. Di sebagian besar negara, ia adalah 18 tahun: Perancis, Spanyol, Italia, Portugal, Yunani, Austria, Switzerland. Namun, ada pula pengecualian. Di Jerman, bir dan anggur dapat dibeli dengan usia 16, tetapi alkohol keras dengan usia 18. Ini berhubungan dengan tradisi taman bir dan budaya konsumsi yang berhati-hati. Di Inggris juga 18 untuk semua jenis alkohol, tetapi ada satu \"tetapi\": jika Anda memesan bir di pub dengan dihadiri orang dewasa, Anda dapat disajikan dengan usia 16.
Di Belgia dan Belanda — 18 tahun untuk alkohol keras, tetapi bir dan anggur dapat dibeli dengan usia 16. Di Skandinavia, terutama di Swedia dan Norwegia, minuman beralkohol hanya dijual di toko pemerintah, dan umur minimum adalah 18 untuk bir dan anggur, 20 untuk alkohol keras. Di Denmark — 16 untuk semua minuman sampai 16,5 derajat, 18 untuk alkohol keras. Perbedaan ini mencerminkan tidak hanya standar hukum, tetapi juga setting budaya: di tempat lain alkohol dianggap bagian dari hiburan, di tempat lain dianggap masalah sosial yang serius.
Pada negara-negara Asia, pendekatan terhadap alkohol berbeda, tetapi sering lebih ketat. Di Cina dan Jepang umur adalah 20 tahun. Di India diizinkan dengan usia 18, tetapi di beberapa negara bagian ada hukum larangan minum. Di Thailand — 20 tahun. Di Korea Selatan — 19. Di Singapura — 18 tahun, tetapi penjualan alkohol di malam waktu diatur. Di Timur Tengah situasi lebih kompleks. Di Arab Saudi dan Kuwait alkohol sepenuhnya dilarang. Di Uni Emirat Arab diizinkan dengan usia 21 tahun, tetapi hanya di daerah-wilayah pariwisata. Di Israel — 18 tahun, tetapi ada batasan yang ketat. Di Turki — 18, tetapi pemerintah terus mendiskusikan kenaikan kemungkinan.
Di Australia dan Selandia Baru, alkohol diizinkan dengan usia 18 tahun. Ini adalah aturan umum yang tidak menyebabkan kontroversi. Di tempat ini, konsumsi yang berhati-hati dianggap normal, dan pemuda tidak berusaha melanggar hukum. Di beberapa wilayah ada batasan penjualan di waktu tertentu, tetapi tingkat umur tetap tidak berubah.
Di sebagian besar negara Afrika, umur minimum adalah 18 tahun. Namun, di beberapa negara, seperti Libya atau Nigeria, ada batasan yang ketat atau larangan penuh. Di Amerika Latin sebagian besar adalah 18 tahun, tetapi di Brazil adalah 18, di Argentina adalah 18, di Meksiko adalah 18. Namun, seperti di mana pun, di daerah pedesaan hukum ini diatur kurang ketat, dan banyak pemuda mencoba alkohol jauh lebih awal.
Di Rusia, umur penggunaan alkohol yang diizinkan adalah 18 tahun. Undang-undang cukup ketat, tetapi di praktik banyak orang mulai minum jauh lebih awal — di usia 14–16 tahun. Ini berhubungan dengan tradisi budaya, karakteristik pendidikan keluarga, dan ketersediaan alkohol. Pada tahun-tahun terakhir pemerintah memperketat kontrol, meningkatkan akisi, dan membatasi waktu penjualan, tetapi tingkat umur tetap tidak berubah.
Ada pula kasus yang mengejutkan. Di beberapa negara bagian Amerika Serikat, Anda dapat membeli alkohol dengan usia 18 jika Anda berada di tentara. Di Inggris, Anda dapat minum di rumah dengan usia 5 tahun, tetapi hanya dapat membeli dengan usia 18. Di Jerman, anak berusia 16 dapat minum bir, tetapi tidak dapat membeli setelah 22:00. Di Kanada, umur berbeda tergantung provinsi: di tempat lain 18, di tempat lain 19. Dan di Pakistan, di mana ada hukum larangan minum, alkohol masih dapat ditemukan di klub pribadi dan kedutaan.
Undang-undang ini sering mencerminkan bukan hanya alasan medis atau ilmiah, tetapi tradisi budaya dan historis. Negara-negara di mana alkohol adalah bagian dari identitas nasional mengatur umur yang lebih rendah. Di tempat lain, dianggap seperti ancaman, umur yang lebih tinggi.
Umur penggunaan alkohol yang diizinkan bukan hanya angka. Ini adalah refleksi karakter nasional, sejarah, dan hubungan dengan kebebasan. Ini menunjukkan bagaimana masyarakat melihat batas antara kematangan dan kecil, tanggung jawab dan kewajiban. Di tempat lain, di 16, di tempat lain di 21, dan di tempat lain tidak ada batas. Namun, di satu hal semua negara setuju: pertanyaan bukan berapa usia yang diperlukan orang untuk membeli alkohol, tetapi bagaimana mereka mengonsumskannya. Dan di sini budaya lebih penting daripada undang-undang.
© elib.nz
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2