Trinity dan Hari Roh — dua hari libur yang berurutan. Trinity (Pentakosta) — di hari Minggu, Hari Roh — di hari Senin. Banyak yang menggabungkannya atau menganggap sebagai hari libur yang sama. Namun ada perbedaan. Apa yang sama? Apa yang istimewa? Ceritakan tentang makna, tradisi, dan larangan.
Dibayarkan 50 hari setelah Paskah. Tahun 2026 — 24 Mei. Pada hari ini, menurut Injil, Roh Kudus turun ke para apostol dan mereka berbicara dalam berbagai bahasa. Peristiwa ini dianggap sebagai hari lahirnya Gereja. Tuhan muncul sebagai Trinitas: Bapa (suara dari langit), Anak (Yesus), Roh Kudus (berbagai bahasa api).
Pada hari Trinity, tradisi untuk menghias gereja dengan daun biru, rumput, dan bunga. Hijau adalah simbol kehidupan dan pembaruan. Warna pakaian para pendeta adalah hijau. Pada hari ini, doa berdiam-diam (pertama setelah Paskah) dibaca. Para percaya meminta maaf dan bantuan kepada Tuhan.
Di masyarakat, Trinity dihubungkan dengan akhir musim semi dan awal musim panas. Dilakukan upacara dengan daun biru, memandang.
Dibayarkan setelah Trinity, di hari Senin. Tahun 2026 — 25 Mei. Pesta ini berdedikasi kepada wajah ketiga Trinitas — Roh Kudus. Dia dianggap bukan "hari lahirnya Gereja"? Tidak, ini lanjutan. Makna: menghormati Roh Kudus yang turun ke para apostol dan bertindak di Gereja sampai sekarang.
Pada hari Roh, gereja juga dihias dengan hijau. Namun, tidak ada doa berdiam-diam. Pakaian para pendeta juga hijau. Di masyarakat, hari Roh disebut "imamen tanah". Di percaya bahwa tanah adalah imamen, tidak boleh di ganggu (mengebor, menanam, memotong kayu bakar).
Ada adat "mendengarkan tanah" — menaruh telinga di tanah untuk mengetahui masa mendatang.
Kedua pesta ini berubah-ubah, tergantung dari Paskah. Di gereja pakaian hijau dan hiasan dari daun biru. Dilarang kerja berat (di tradisi rakyat). Tidak boleh marah, mengucap kata buruk. Para percaya berusaha untuk pergi ke gereja (di Trinity wajib, di Hari Roh — disarankan). Tidak ada pernikahan (puasa? tidak, Trinity bukan hari puasa, tetapi tradisi pernikahan ditunda).
Kedua pesta ini berdedikasi kepada Trinitas, tetapi akцент berbeda.
Trinity — ingatan peristiwa (turunnya Roh Kudus). Hari Roh — penghormatan Roh Kudus sebagai Wajah. Trinity — pesta besar duodecimal, salah satu dari 12 yang utama. Hari Roh — bukan duodecimal, tetapi besar (kedua setelah Trinity). Di Trinity, doa berdiam-diam dibaca (minggu malam). Di Hari Roh — tidak ada. Di Trinity, tradisi untuk menghormati daun biru dan menempatkan di rumah sebagai peramal. Di Hari Roh, daun biru diambil atau dibakar.
Di masyarakat: Trinity — pesta gadis (memandang, tari). Hari Roh — "hari tanah" (larangan kerja).
Di hari Trinity dan Hari Roh, tidak boleh: bersengketa, berharap kesalahan, berkerja fisik berat (terutama di lapangan, halaman, kebun), memotong, memotong, mencuci (larangan tradisi, gereja tidak begitu keras). Berpindah ke kuburan (Troitskaya roditelskaya subbota — sebelumnya, dan di hari itu — tidak disarankan). Mengadakan pesta gembira sampai siang (pagi — di gereja).
Boleh: pergi ke gereja, berdoa, menghias rumah dengan daun biru, bersam-sama dengan keluarga di makan malam.
Trinity dan Hari Roh bukan tentang takut, tetapi tentang kebahagiaan. Bahagiaan karena Tuhan di samping kita, bahwa Dia mengirim Umat Tanggung Jawab. keluar rumah, nafas berarti bau hijau, pergi ke gereja. Dan ingat: Roh Kudus bernafas, di mana saja Dia mau. Mungkin di hati Anda pun.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2