Pada sejarah arkeologi, ada penemuan yang mengejutkan dunia seberapa besar seperti penemuan sendiri kasta kuno. Salah satunya adalah \"Kasus Priam\", ditemukan Heinrich Schliemann di tahun 1873 di tempat legendaris Troi. Koleksi properti berharga ini tidak hanya menjadi sensasi ilmiah, tetapi juga simbol kegembiraan, pertautan dan debat tentang siapa yang berhak menerima warisan budaya kuno yang besar.
Pada 27 Mei 1873, seperti yang di klaim sendiri Schliemann, menjadi hari puncak kejayaannya. Selama pengeboran di bukit Hisarlik, tempat yang dia percaya tempat Troi kuno, Schliemann menemukan kumpulan besar properti berharga. untuk melindungi temuan tersebut dari serangan dan perselisihan dengan otoritas Turki, dia secara rahasia membawa kembali ke lokasi pengeboran, kemudian mengumumkan bahwa ini harta karun raja Priam, pemimpin legendaris Troi.
Sendiri Schliemann mendeskripsikan temuan tersebut sebagai pertunjukan yang sangat mengejutkan: di daratan muncul diademy emas, gelang, gelang, sere, fiala dan sejumlah besar objek lain yang ditutupi lapisan serupa abu berabad. Temuan ini segera menjadi sensasi dunia. Pertama kalinya hadir depan para ilmuwan dan publik, bukti material dari masa Grecian yang kelihatan memastikan kebenaran kejadian di Iliad. Meski demikian, kemudian diduga bahwa kasus ini disusun dari objek yang ditemukan di tempat yang berbeda dan di lapisan yang berbeda, dan disusun secara buatan Schliemann untuk menciptakan kesan yang lebih menarik.
Kasus Priam mewakili kumpulan yang sangat kaya dari properti pertunjukan dan objek kehidupan. termasuk:
Menurut estimasi, berat emas keseluruhan dalam kasus ini adalah hampir 9 kilogram. Gayanya mencerminkan bahwa mereka diciptakan di masa keemasan Troi (sekitar 2500-2300 SM) dan mungkin milik budaya Trojan lokal, bukan master Mikena.
Setelah temuan, Schliemann mencoba menyerahkan kasus kepada Yunani, tetapi mendapat tolak. kemudian dia menawarkan ke Perancis, Itali dan Amerika Serikat, tetapi di tempat-tempat seperti ini dia mendapatkan kesalahan untuk membangun musium khusus bagi dia. akhirnya, kasus diserahkan ke \"bangsa Jerman\" dan dimulai dari tahun 1881 disimpan di Musium Sejarah Kuno di Berlin. Namun, dengan datangnya rezim Nazis ke kekuasaan, properti ini dipindahkan ke bawah tanah untuk dilindungi dari serangan bom.
Pada akhir Perang Dunia Kedua, pada bulan Agustus 1945, Profesor Wilhelm Unverzagt menyerahkan harta karun Troi kepada otoritas Soviet. Setelah ini mereka diekspor dari Jerman ke Uni Soviet sebagai properti militer. Selama bertahun-tahun lokasi mereka dijaga rahasia. Hanya di tahun 1993 Rusia secara resmi mengkonfirmasi bahwa \"Emas Troi\" berada di Moskva, dan di tahun 1996 pertama kali dipamerkan di Museum Kesenian Rupanya A. S. Pushkin.
Hari ini Kasus Priam (atau sebagian besar bagian dari nya) menjadi bagian dari eksporasi tetap di Museum Puskin. Beberapa objek dari koleksi yang sama disimpan di Museum Hermitage di St. Petersburg. Pertanyaan tentang kepemilikan mereka masih berlanjut: Jerman dan Turki beberapa kali mengatakan hak mereka atas harta karun, tetapi Rusia mendapati mereka harta karun militer yang sah.
New publications: |
Popular with readers: |
News from other countries: |
![]() |
Editorial Contacts |
About · News · For Advertisers |
Digital Library of New Zealand ® All rights reserved.
2025-2026, ELIB.NZ is a part of Libmonster, international library network (open map) Preserving New Zealand's heritage |
US-Great Britain
Sweden
Serbia
Russia
Belarus
Ukraine
Kazakhstan
Moldova
Tajikistan
Estonia
Russia-2
Belarus-2